Dulu, kita hanyalah dua rekan kerja yang tak saling bicara. Pertemuan pertama kami tak lebih dari senyum formal di kantin saat jam makan siang. Tidak ada obrolan, tidak ada harapan—hanya dua orang yang kebetulan berbagi ruang yang sama.
Cinta itu datang dengan mudahnya, dimana kita saling menunjukkan versi terbaik kita, versi yang selalu kita tunjukkan kepada dunia.
Tapi waktu berlalu, topeng itu terlepas, kita mulai memperhatikan bagian-bagian yang tersembunyi. Kecemasan, ketakutan, keheningan yang berlangsung terlalu lama. Kebiasaan kecil yang berasal dari luka besar, dimana biasanya banyak orang akan pergi saat melihatnya.
Tapi kita memilih untuk tetap tinggal. Bahkan setelah mengetahui semua kekacauan yang telah kita perlihatkan satu sama lain.
Sejak saat itu, ada janji kecil:
"Mulai malam ini, setiap kali kita berpisah, aku akan menyematkan tanda salib di dahimu"
Sebuah sentuhan doa yang mengikat cinta dan perlindungan, sebagai janji tak terucap untuk selalu ada satu sama lain.
RSVP
Please confirm your attending here!
WEDDING GIFT
Your presence and prayer will be the greatest wedding gift we could ever ask for. No other gifts are needed nor expected. However, if giving is a sign of love, we are happy to receive it and of course it will complement our happiness even more.